Brimob Kaltim Lakukan Aksi Cepat Pembersihan Fasilitas Pendidikan di Wilayah Terdampak

Nasional224 Dilihat
banner 468x60

ACEH – Personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tergabung dalam BKO Polda Aceh terus melakukan upaya pemulihan di wilayah terdampak banjir bandang. Salah satu langkah yang diprioritaskan adalah pembersihan fasilitas pendidikan guna mendukung kembalinya aktivitas belajar mengajar.

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di wilayah Lhokseumawe pada Minggu (28/12/2025). Personel Brimob Kaltim diterjunkan ke sejumlah sekolah dan dayah untuk membersihkan lumpur, sampah, serta material sisa banjir yang mengendap di lingkungan pendidikan.

banner 318x90

Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Kaltim dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Komandan Kompi Penugasan AKP Elan Suherlan memimpin langsung proses pembersihan dengan menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan siswa serta santri sebelum kegiatan belajar kembali dimulai.

AKP Elan Suherlan menyampaikan, penataan ulang lingkungan sekolah dilakukan agar fasilitas pendidikan dapat kembali difungsikan secara optimal. Personel diarahkan untuk membuka kembali ruang kelas, halaman sekolah, serta jalur masuk yang sebelumnya tertutup akibat material bencana.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pembersihan meliputi SDN 12 Dewantara di Jalan Rel Kereta Api, Desa Uteun Gelinggang, dan Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsuddhuha yang berada di jalur Banda Aceh–Medan. Di kedua lokasi tersebut, personel Brimob bekerja bersama tim gabungan membersihkan area belajar hingga akses utama sekolah.

Dansat Brimobda Kaltim Kombes Pol Andy Rifai menyebutkan bahwa pemulihan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan Polri pascabencana. Menurutnya, keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak perlu segera dipulihkan.

“Penugasan ini adalah bentuk bakti Brimob kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran personel benar-benar memberi manfaat nyata, terutama agar anak-anak bisa kembali belajar,” ujar Andy di Balikpapan, Senin (29/12/2025).

Ia menegaskan, seluruh personel Brimob Kaltim diminta menjalankan tugas dengan penuh empati dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sebagai wujud komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Sebelumnya, Polda Kaltim memberangkatkan 100 personel Brimob terpilih ke Aceh untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa pengerahan tersebut murni untuk kepentingan kemanusiaan.

“Jangan sampai kehadiran kita justru menjadi pemicu gangguan stabilitas,” ujar Endar.

“Selain pemulihan fasilitas pendidikan, personel juga membantu evakuasi, menjaga keamanan, serta memberikan rasa aman dengan pendekatan humanis,” tegas Kapolda Irjen Pol Endar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *