Keributan Pecah di Lapangan Lakambau, Video Diduga Libatkan TNI dan Brimob Viral

Nasional24 Dilihat
banner 468x60

Kericuhan yang diduga melibatkan sejumlah oknum prajurit TNI dan anggota satuan Brimob menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Insiden tersebut terjadi di lapangan sepak bola Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara.

Dalam rekaman video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik yang diterima media, situasi di sekitar lapangan tampak memanas. Terlihat adanya ketegangan fisik di area pertandingan yang membuat warga serta penonton berlarian menjauh untuk menghindari situasi yang tidak kondusif.

banner 318x90

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi usai laga mini soccer antara tim Lamindo melawan tim Petir, Minggu, 1 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WITA. Kericuhan diduga pecah tidak lama setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Tim Lamindo disebut-sebut diperkuat oleh sejumlah personel TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 871/La Maindo. Sementara tim lawan, yakni Petir, diduga diisi oleh anggota satuan Brimob B Polda Sulawesi Tenggara.

Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti pemicu awal bentrokan yang melibatkan kedua kelompok aparat tersebut. Tidak ada keterangan resmi mengenai apakah kericuhan dipicu oleh keputusan wasit, gesekan antarpemain, atau faktor lainnya.

Jurnalis Nawalamedia.id telah berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Lis Kristian, pada Minggu malam, 4 Januari 2025. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi kejadian maupun kemungkinan sanksi terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Selain itu, upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pihak markas TNI setempat untuk memperoleh penjelasan terkait dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *