Dua Titik Karhutla di Muara Kaman Dipadamkan, Polri-TNI dan Damkar Bersinergi

Berita114 Dilihat
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA – Dua titik kebakaran lahan terjadi di sepanjang Jalan Poros Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan melanda lahan seluas sekitar 2 hektare. Api pertama kali diketahui setelah masyarakat melihat adanya kebakaran dan melaporkannya kepada Polsek Muara Kaman sekitar pukul 15.30 WITA.

banner 318x90

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Muara Kaman langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, pemerintah desa, serta sejumlah unsur terkait untuk mempercepat penanganan.

Kapolsek Muara Kaman Iptu Herwin bersama personelnya turut turun ke lokasi untuk memimpin penanganan. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran dan masyarakat.

Sejumlah unsur dikerahkan dalam proses tersebut, yakni Damkar Kecamatan Muara Kaman, Damkar Desa Sabintulung, Damkar Desa Bunga Jadi, Damkar PT SKL, serta warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas menghadapi dua titik api yang berada di sepanjang ruas jalan poros desa. Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan peralatan yang tersedia untuk mencegah kobaran api menjalar ke area lahan lainnya.

Setelah melakukan pemadaman selama beberapa jam, kedua titik api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 18.30 WITA, petugas memastikan api telah padam.

Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa di kawasan yang sebelumnya terbakar.

Pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan karena bara yang tertinggal dapat kembali memicu munculnya api. Petugas juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Selain menangani kebakaran, Polsek Muara Kaman melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan titik awal munculnya api. Informasi tersebut diperlukan sebagai bagian dari upaya penanganan sekaligus pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Kapolsek Muara Kaman menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan setiap kejadian kebakaran sejak awal. Laporan yang diterima dengan cepat memungkinkan petugas segera mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman sebelum api semakin meluas.

Penanganan kebakaran ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Polri dan TNI bersama pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, perusahaan, serta masyarakat dapat menggabungkan sumber daya untuk mempercepat pemadaman.

Masyarakat di sekitar kawasan rawan kebakaran diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering. Warga juga diingatkan untuk segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api.

Keterlibatan masyarakat sejak tahap awal dinilai dapat membantu mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih luas. Selain itu, pemantauan secara berkala di kawasan yang rawan terbakar juga diperlukan untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru.

Dengan sinergi antara aparat, pemerintah, perusahaan, petugas pemadam, dan masyarakat, dua titik kebakaran di sepanjang Jalan Poros Desa Sabintulung dapat dikendalikan dalam waktu beberapa jam. Setelah proses pendinginan selesai, kondisi di sekitar lokasi kembali aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *