Samarinda — Ketua Tanfidziyah Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kota Samarinda, HM Asyari Hasan, menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari sistem ketatanegaraan yang telah diatur secara konstitusional.
Menurut HM Asyari Hasan, keberadaan Polri di bawah Presiden RI merupakan amanat undang-undang yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan nasional, sekaligus memastikan Polri dapat menjalankan tugas secara profesional, independen, dan berkeadilan dalam melayani masyarakat.
“Polri adalah alat negara yang memiliki tugas mulia dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Penempatannya di bawah Presiden RI sudah tepat dan harus dipertahankan demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar HM Asyari Hasan dalam keterangannya di Samarinda.
Ia menilai bahwa wacana menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu tidak sejalan dengan semangat efisiensi dan justru berpotensi memperpanjang rantai birokrasi. Polri, kata dia, membutuhkan ruang gerak yang cepat dan responsif dalam menghadapi dinamika sosial serta tantangan keamanan yang terus berkembang.
Sebagai organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai moderasi, persatuan, dan kemaslahatan umat, NU Kota Samarinda memandang pentingnya Polri yang kuat secara kelembagaan namun tetap dekat dengan masyarakat. Karena itu, HM Asyari Hasan juga mendorong Polri untuk terus meningkatkan pendekatan humanis serta menjunjung tinggi etika dan moralitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kekuatan Polri bukan hanya pada struktur, tetapi juga pada akhlak dan integritas anggotanya. Polri yang profesional, humanis, dan adil akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
HM Asyari Hasan menegaskan bahwa NU Kota Samarinda siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga kerukunan umat, merawat kebhinekaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Ia berharap dukungan masyarakat terhadap Polri dapat terus dibangun secara konstruktif, disertai dengan pengawasan dan doa, agar Polri senantiasa berada di jalan pengabdian untuk bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.














