Kapolda NTT dan Gubernur Fokus Evakuasi dan Validasi Data Korban Gempa Flores

Berita, Ekonomi, Nasional75 Dilihat
banner 468x60

KUPANG — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Polda NTT dan Forkopimda bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Penanganan darurat difokuskan pada evakuasi korban, pendataan korban jiwa dan luka-luka, pemetaan kerusakan, serta pembukaan akses menuju wilayah terdampak.

banner 318x90

Gubernur NTT Melkianus Laka Lena menyampaikan bahwa data korban masih dalam proses verifikasi. Informasi sementara yang diterima pemerintah mencatat lima orang meninggal dunia, masing-masing dua orang di Sikka dan tiga orang di Manggarai.

“Korban jiwa, saat ini informasi yang saya terima sudah ada lima orang: dua di Sikka, tiga di Manggarai,” ujar Melkianus.

Kapolda NTT menyiapkan pesawat khusus untuk membawa Gubernur bersama unsur Forkopimda meninjau langsung sejumlah wilayah terdampak di Flores. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus memvalidasi laporan mengenai korban dan kerusakan.

Polda NTT juga diperkuat sebagai salah satu pusat koordinasi informasi penanganan bencana. Perkembangan situasi akan disampaikan melalui keterangan resmi Forkopimda secara berkala agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait jumlah korban, gempa susulan maupun potensi tsunami. Masyarakat diminta mengacu pada informasi resmi dari lembaga berwenang.

Selain evakuasi, pemerintah mengerahkan TNI-Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, Kementerian PUPR, PLN, operator telekomunikasi dan unsur terkait untuk mempercepat penanganan.

Para kontraktor yang memiliki alat berat juga diminta membantu membuka akses jalan yang tertutup longsor maupun reruntuhan.

Bantuan logistik berupa makanan dan beras mulai disiapkan, sementara dukungan dari pemerintah pusat terus dikoordinasikan untuk menjangkau wilayah yang terdampak.

Terkait kemungkinan peningkatan status bencana menjadi bencana nasional, pemerintah masih melakukan evaluasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan dan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.

Pemerintah mengajak masyarakat Flores tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas, serta mengikuti arahan petugas.

Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Evakuasi dipercepat, korban ditangani, akses dibuka, dan informasi resmi terus diperbarui berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

#NttPenuhKasih #PoldaNTT #GempaFlores #NTTTanggapBencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *