KESMI Kaltim Nilai Komitmen Polri Berantas Korupsi Perlu Dukungan Seluruh Elemen Bangsa

Berita7 Dilihat
banner 468x60

SAMARINDA – Upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia mendapat dukungan dari Kesatuan Mahasiswa Indonesia (KESMI) Kalimantan Timur. Organisasi tersebut menilai penegakan hukum yang konsisten merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Ketua Umum KESMI Kaltim, Irwanto Munawar, menyampaikan bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, membutuhkan teladan nyata bahwa praktik korupsi dapat diberantas melalui proses hukum yang profesional.

banner 318x90

Ia mengatakan, pengungkapan berbagai perkara dugaan korupsi memberikan optimisme bahwa aparat penegak hukum terus menjalankan tugasnya dalam menjaga kepentingan negara.

Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya antikorupsi di tengah masyarakat.

“Ini adalah langkah yang sangat baik dan tepat yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian RI. Tentunya ini menjadi angin segar bagi kami sebagai generasi penerus bangsa. Stigma yang selama ini berkembang bahwa budaya Indonesia adalah budaya korupsi harus dihapus. Kita harus membangun optimisme bahwa korupsi bisa diberantas melalui penegakan hukum yang tegas dan konsisten,” ujar Irwanto.

Selain mengapresiasi Polri, Irwanto juga memberikan penghargaan kepada Presiden Prabowo Subianto yang dinilai mendukung penguatan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Saya secara tegas menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Kepolisian RI. Kami juga mengapresiasi Presiden Prabowo yang mendukung Polri dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil kepada siapa pun yang terbukti bersalah,” tegasnya.

Irwanto menilai proses hukum harus dijaga dari berbagai bentuk intervensi agar kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum tetap terpelihara.

“Indonesia adalah negara yang sedang maju. Tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun, baik dari partai politik maupun kelompok tertentu. Ketika seseorang terbukti bersalah melakukan korupsi, maka harus ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Menutup keterangannya, ia mengingatkan bahwa korupsi membawa dampak langsung terhadap pembangunan nasional serta kualitas hidup masyarakat sehingga seluruh elemen bangsa perlu berpartisipasi dalam upaya pencegahannya.

“Korupsi tidak boleh tumbuh di Indonesia. Jika korupsi terus dibiarkan, dampaknya akan sangat besar terhadap masa depan bangsa. Anak-anak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak, angka kemiskinan meningkat, dan pembangunan tidak akan berjalan secara merata. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi demi terwujudnya Indonesia yang bersih, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *