Wapres Gibran Ajak Anak-Anak SSB Wamena Bertanding, Lapangan Jadi Ruang Kebersamaan

Berita43 Dilihat
banner 468x60

Wamena – Kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Wamena, Papua Pegunungan, Selasa (13/1/2026), diwarnai suasana hangat dan penuh keceriaan. Setibanya di wilayah pegunungan tersebut, Wapres menyempatkan diri turun langsung ke lapangan dan bermain sepak bola bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) di Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia.

Aktivitas spontan itu langsung menarik perhatian warga dan peserta latihan. Wapres bergabung dengan tim SSB YPK Betlehem yang mengenakan kostum merah, sementara tim lawan, SSB Yehuda, tampil dengan seragam hijau. Pertandingan persahabatan tersebut berlangsung santai namun kompetitif, melibatkan para pemain muda, perwakilan awak media, serta sejumlah pejabat daerah.

banner 318x90

Tim SSB YPK Betlehem diperkuat Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai. Laga berjalan sekitar 30 menit dengan atmosfer penuh sportivitas. Pada akhir pertandingan, tim yang diperkuat Wapres berhasil mengungguli SSB Yehuda dengan skor 5–2. Dari total gol tersebut, Wapres mencetak tiga gol atau hatrick.

Kepemimpinan tim di lapangan juga dipegang para pemain muda. SSB YPK Betlehem dipimpin Gento (17) sebagai kapten, sementara SSB Yehuda dikomandoi Franky (16) yang bermain sebagai sayap kiri.

Franky mengaku senang bisa bermain langsung bersama Wakil Presiden.

“Senang sekali, harapannya semoga Pak Wapres dengan main ini bisa lihat kami yang SSB yang ada di Wamena ini. Terus bisa membantu kami dengan perlengkapan latihan seperti bola, marker, sepatu, dan alat-alat lainnya,” ujar Franky, siswa kelas XI SMA dari SSB Yehuda.

Ia juga menyampaikan kondisi sarana latihan yang masih terbatas.

“Harapannya ke depan bisa ada dukungan untuk perlengkapan dan fasilitas bermain sepak bola,” ujarnya.

Kehadiran Wapres di lapangan dinilai memberi motivasi tersendiri bagi anak-anak. Menurut pelatih salah satu SSB yang hadir, kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat berlatih sekaligus kepercayaan diri pemain muda Papua. Ia menilai perhatian langsung dari pimpinan nasional menjadi dorongan moral yang besar bagi perkembangan olahraga usia dini di Wamena.

Suasana keakraban juga dirasakan para jurnalis yang ikut bermain. Wartawan CNN Indonesia TV, Yusuf Teddy Zuhary, menilai pertandingan berlangsung cair dan menyenangkan, jauh dari kesan formal kunjungan kenegaraan.

“Sebenarnya tadi nafas agak ngos-ngosan karena lama gak main sepakbola, tapi tadi fun kok. Cuaca Wamena juga dingin, jadi gak terlalu keringetan, pemandangan sekitar lapangannya juga keren,” katanya.

Momen tersebut menegaskan bahwa sepak bola tidak sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan lintas usia dan latar belakang. Di tengah udara sejuk Wamena dan lanskap pegunungan yang mengelilingi lapangan, interaksi sederhana antara Wapres dan anak-anak SSB menjadi simbol kedekatan negara dengan generasi muda Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *