BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim), menggelar kegiatan buka puasa bersama mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), di Rumah Kebangsaan Polda Kaltim, Jumat (27/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 18.00 Wita itu, dihadiri Kasubdit Sosial Budaya Direktorat Intelkam Polda Kaltim, AKBP Temmy Toni, didampingi sejumlah perwira serta personel kepolisian. Sebanyak 37 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Balikpapan, dan perwakilan OKP turut hadir dalam agenda tersebut.
Dalam sambutannya, AKBP Temmy Toni menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini, merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan kalangan mahasiswa. Ia menilai peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual memiliki kontribusi penting, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini penting agar hubungan yang sudah terjalin dapat terus diperkuat. Kami berharap mahasiswa dan kepolisian dapat saling mendukung, dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan dan membangun dialog yang konstruktif. Ia juga menambahkan, terkait ruang komunikasi yang sehat diharapkan dapat mencegah kesalahpahaman, serta memperkuat sinergi dalam menyikapi berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan dialog interaktif antara mahasiswa dan jajaran kepolisian. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan, serta masukan terkait dinamika sosial kemasyarakatan, termasuk peran generasi muda dalam menjaga kondusivitas daerah.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama, salat Magrib berjamaah, serta makan malam bersama. Kegiatan berlangsung hingga pukul 20.00 Wita dalam suasana tertib dan penuh keakraban.
Perwakilan mahasiswa, Agung Syahrir, mengapresiasi inisiatif Polda Kaltim yang dinilainya membuka ruang komunikasi positif, antara mahasiswa dan kepolisian. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam momentum Ramadan.
“Kegiatan ini menjadi wadah yang baik untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa dan kepolisian,” katanya.
Polda Kaltim menilai kegiatan tersebut sebagai salah satu langkah memperkuat kemitraan strategis dengan mahasiswa dan OKP. Melalui forum informal seperti ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang konstruktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalimantan Timur tetap aman dan kondusif.














